Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Pengertian, Kegiatan dan Manfaat Apresiasi Sastra

Pengertian, Kegiatan dan Manfaat Apresiasi Sastra


Beberapa tokoh telah mencoba mendeskripsikan pengertian apresiasi sastra. Pengertian apresiasi sastra yang dikemukakan oleh Sofyan Zakaria adalah "Kegiatan memahami cipta sastra dengan sungguh-sungguh hingga menimbulkan pengertian dan penghargaan yang baik terhadapnya." (198:6). Sedangkan Panuti menyatakan bahwa "Apresiasi Sastra ialah penghargaan terhadap karya sastra yang didasarkan pada pemahaman." (1984:8). Dari pernyataan-pernyataan diatas disimpulkan bahwa apresiasi sastra adalah kegiatan menanggapi, menghargai, hasil karya sastra dengan melibatkan emosi setelah dipahami terlebih dahulu.
1. Kegiatan-kegiatan apresiasi sastra
Kegiatan-kegiatan apresiasi sastra terbagi menjadi 2 bagian yaitu kegiatan apresiasi langsung, dan kegiatan apresiasi tidak langsung atau panjang.
a. Kegiatan apresiasi langsung
Kegiatan apresiasi langsung merupakan kegiatan apresiasi yang sebenarnya. Dalam kegiatan apresiasi langsung ini kita mengalami dan mengenal karya sastra secara langsung. Kegiatan ini dilakukan secara sadar untuk menghargai dan menilai karya sastra. Contohnya adalah membaca karya sastra, mendengarkan karya sastra dibacakan atau dilakukan, menonton pementasan drama.
1) Membaca Karya Sastra
Kegiatan membaca karya sastra dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh perasaan hingga diperoleh suatu pemahaman. Dengan membaca karya sastra diharapkan kita dapat merasakan sendiri pengalaman dan perasaan sang penulis karya sastra tersebut. Jika setelah membaca puisi kita merasa terharu dengan kemalangan gadis peminta-minta seperti yang dirasakan oleh sang penulis puisi, merasa seolah-olah mengalami pengalaman yang sama seperti yang dialami sang penulis puisi, merasa tergugah dengan puisi tersebut, maka kita sudah mulai melakukan apresiasi terhadap puisi tersebut.
2) Menyimak karya sastra dibacakan atau dilakukan
Kegiatan menyimak karya sastra dibacakan atau dilakukan bisa dengan berbagai cara, misalnya kegiatan mendengarkan pembacaan sebuah puisi, pembacaan sebuah cerpen dan mendengarkan sebuah sandiwara yang disiarkan di radio.
3) Mendengarkan karya sastra dibacakan/dilakukan
Kita dapat melakukan kegiatan karya sastra dibacakan atau dilakukan dengan cara mendengarkan pembacaan puisi, pembacaan cerpen, atau mendengarkan sandiwara radio. Misalnya Anwar sedang mendengarkan pembacaan sebuah cerpen terjemahan. Setelah terilhami oleh cerita itu Anwar merasa memiliki keberanian dalam berteman. Anwar dapat memetik pelajaran bahwa meskipun banyak memiliki kekurangan, Anwar harus percaya diri dan berusaha keras untuk meraih cita-citanya. Anwar merasa kagum terhadap pengarang yang telah berhasil menggugah perasaan dan pikiran pembaca. Pengarang berhasil memberi ide dalam menggugah kesadaran pendengar akan suatu keberanian dan kegigihan.
4) Menonton pementasan drama
Kegiatan menonton pementasan drama sandiwara dapat dilakukan di panggung tertutup dan terbuka ataupun televisi dan bioskop. Drama merupakan gabungan dari berbagai seni dan termasuk hasil karya yang dapat diapresiasikan karena naskahnya termasuk karya sastra. Jika menonton dengan sungguh-sungguh sehingga perasaan daya khayal, pikiran kita tergugah, maka kita sudah dapat dikatakan melakukan apresiasi sastra.
b. Kegiatan Apresiasi Tidak Langsung
Kegiatan apresiasi tidak langsung merupakan kegiatan yang dapat membantu meningkatkan kegiatan apresiasi langsung misalnya:membaca teori sastra, membaca kritik dan essai sastra, mendeklamasikan karya sastra, memerankan tokoh dalam drama, menulis puisi, cerpen, novel, dan naskah drama. Selain kegiatan-kegiatan tersebut membaca biografi para sastrawan dapat dikategorikan dalam kegiatan apresiasi sastra secara tidak langsung. Peningkatan terhadap pengenalan, pengalaman, pemahaman,penalaran dan pengertian yang bersifat teoritis menandakan bahwa apresiasi kita terhadap karya sastra pun meningkat.
2. Manfaat apresiasi sastra
Apresiasi terhadap sastra memiliki 4 manfaat yaitu manfaat estetik, manfaat pendidikan, manfaat memperluas wawasan, manfaat psikologis, keempat manfaat tersebut dapat diperoleh sekaligus dalam satu kegiatan apresiasi atau hanya salah satunya dalam satu kali apresiasi.
a) Manfaat estetik
Manfaat estetik adalah manfaat yang dirasakan oleh seorang pelaku apresiasi sastra (apresiator) karena hasil karya sastra yang diapresiasi memiliki keindahan. Karena keindahan suatu hasil karya sang apresiator merasa puas dan lebih peka perasaannya.
b) Manfaat pendidikan
Manfaat apresiasi sastra yang dapat kita peroleh berkaitan dengan pendidikan sangat dipengaruhi oleh tema sebuah karya sastra (misalnya puisi). Puisi yang bertemakan ketuhanan akan memberikan pelajaran tentang penyembahan kepada Tuhan. Pendalaman keagamaan serta mengajarkan tentang moral, puisi yang bertemakan kemiskinan akan mengajarkan rasa empati, welas asih dan kedermawanan bagi apresiator.
c) Manfaat memperluas wawasan
Seorang apresiator puisi akan memperoleh wawasan yang luas terhadap berbagai hal. Misalnya setelah mengapresiasi puisi berjudul sajak seorang bapak kepada anaknya. Karya Sangubanyu - Purworejo, apresiator akan merasa bahwa di dalam hidup ini pasti terjadi persaingan, dan kegagalan bukanlah sesuatu yang harus dijauhi dan ditakuti.
d) Manfaat psikologis
Manfaat psikologis diperoleh apresiator ketika ia mendapatkan pecahan dari masalah yang sedang dihadapinya atau meringankan beban seorang apresiator.


Pengertian Puisi

Pengertian Puisi


Definisi atau pengertian puisi sudah banyak dikaji oleh para ahli. Kali ini kita akan menyajikan beberapa definisi tentang puisi untuk memperkaya wawasan kita. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, puisi diartikan sebagai ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik atau bait.
Luxembourg (1984:175) (dalam Supriyadi,dkk:1993) diantaranya menyebutkan bahwa puisi adalah teks monolog yang isinya bukan pertama-tama merupakan sebuah alur. Menurut Waluyo (1987:25) (dalam Supriyadi, dkk: 1993), puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif. Sebuah puisi merupakan curahan hati penyair terhadap apa yang dirasakan, dilihat, dipikirkan dengan menggunakan kata. Penyair atau penulis puisi berusaha berkomunikasi dengan pembacanya.
Perkembangan puisi di Indonesia
Selama perkembangannya karya sastra Indonesia telah banyak mengalami perubahan. Pada abad ke-20 perubahan itu terjadi pula pada puisi. Oleh karena itu kita mengenal puisi lama dan puisi baru. Puisi yang diciptakan sebelum abad ke-20 dinamakan puisi lama. Puisi yang diciptakan setelah abad ke-20 disebut puisi baru.
Puisi baru terlahir sebagai bentuk pembebasan sifat-sifat yang dimiliki oleh puisi lama. Para penyair merasa ide kreatifnya dibatasi oleh sifat-sifat puisi lama. Puisi baru membawa angin kebebasan bagi para penyair yang haus akan kebebasan. Kebebasan pada puisi baru mencapai puncaknya saat dipublikasikannya puisi-puisi Chairil Anwar. Puisi-puisi karya Chairil Anwar telah benar-benar melepaskan diri dari tradisi dan aturan-aturan yang terdapat pada puisi lama. Hal ini menandakan puisi modern yang diawali pada masa Chairil Anwar mulai populer. Perkembangan puisi setelah Chairil Anwar tidak banyak lagi mengedepankan tema-tema perjuangan, kepahlawanan atau kecintaan pada tanah air. Pada tahun 1966 muncul puisi yang bercirikan protes sosial dan protes terhadap dunia politik.
Puisi angkatan 66 sangat memperhatikan unsur keindahan, mengandung pesan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara sastra. Keadaan sosial bangsa Indonesia dan kebijakan-kebijakan politik yang ada pada masa itu turut mengilhami para penyair untuk membuat puisi-puisi sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan, kemiskinan, kebijakan pemerintah dan sebagainya.
Puisi tidak lagi mengedepankan tema-tema protes sosial dan politik pada era 70-an. Tetapi lebih mengedepankan eksperimentasi atau percobaan dengan tujuan untuk lebih mengembangkan khasanah kekayaan puisi di Indonesia. Uji coba yang dilakukan adalah berusaha membuat puisi yang terlepas dari bahasa yang terlalu kaku dan umum, agar dapat menciptakan pengalaman yang utuh dan tepat. Puisi-puisi yang dihasilkan melalui uji coba (eksperimen) memberikan kebebasan pada pembacanya untuk berimajinasi tentang isi puisi tersebut.

Cara Mengendalikan Emosi

Cara Mengendalikan Emosi

 

Mengendalikan emosi dapat menjadi tantangan yang sulit, tetapi ada beberapa teknik yang dapat membantu. Berikut adalah beberapa cara untuk mengendalikan emosi:


1. Mengenali dan memahami emosi Anda: Sadari apa yang sedang Anda rasakan dan kenali penyebabnya. Cobalah untuk mengidentifikasi pola emosi Anda agar Anda dapat mengantisipasi reaksi Anda di masa depan.

2. Berolahraga: Olahraga dapat membantu Anda meredakan stres dan mengurangi ketegangan emosi.

3. Meditasi: Meditasi dapat membantu Anda memusatkan pikiran dan merelaksasi tubuh sehingga Anda dapat mengendalikan emosi dengan lebih efektif.

4. Bernapas dengan perlahan dan dalam: Bernapas dengan perlahan dan dalam dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan konsentrasi.

5. Berbicara dengan seseorang: Menceritakan perasaan Anda pada seseorang dapat membantu Anda melepaskan emosi yang tertahan dan merasa lebih tenang.

6. Hindari situasi yang memicu emosi: Cobalah untuk menghindari situasi yang memicu emosi negatif dan mencari lingkungan yang lebih positif dan menenangkan.

7. Mengubah pola pikir: Cobalah untuk mengubah pola pikir Anda dari negatif menjadi positif. Fokus pada solusi daripada masalah.

8. Menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang: Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dapat memperburuk emosi Anda dan membuat Anda lebih sulit mengendalikannya.

Mengendalikan emosi adalah suatu proses yang membutuhkan waktu dan latihan, tetapi dengan latihan dan kesabaran, Anda dapat menjadi lebih baik dalam mengendalikan emosi Anda.

 

Penyebab emosi

Emosi dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk:

1. Perubahan hormon: Perubahan hormon dapat memengaruhi emosi, seperti yang terjadi selama pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause.

2. Pengalaman masa lalu: Pengalaman masa lalu, terutama yang traumatis, dapat memicu emosi yang kuat seperti kesedihan, marah, atau takut.

3. Stres: Stres dapat memicu perasaan cemas, ketakutan, atau kecemasan yang berlebihan.

4. Kesehatan mental: Beberapa kondisi kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, bipolar, atau skizofrenia, dapat menyebabkan emosi yang kuat.

5. Konflik interpersonal: Konflik dengan orang lain atau situasi di lingkungan sekitar kita dapat memicu emosi seperti marah atau frustrasi.

6. Kondisi medis: Beberapa kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, atau kanker dapat mempengaruhi emosi karena perubahan fisik yang terjadi.

7. Kebiasaan hidup: Gaya hidup yang tidak sehat seperti kurang tidur, kurang olahraga, atau pola makan yang buruk dapat memengaruhi emosi.

8. Genetik: Ada beberapa bukti bahwa genetika dapat mempengaruhi bagaimana seseorang merespons emosi.

9. Lingkungan: Lingkungan di sekitar kita dapat mempengaruhi emosi kita, seperti suhu ruangan, cahaya, atau bau.

Penting untuk diingat bahwa penyebab emosi bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor apa yang mempengaruhi emosi Anda dan bagaimana Anda dapat mengatasi mereka.


Tips Tidur Cepat

Tips Tidur Cepat

 

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda tidur lebih cepat:


1. Buat rutinitas tidur: Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan jadwal tidur yang sehat.

2. Buat suasana yang nyaman: Pastikan kamar Anda sejuk, gelap, dan tenang. Gunakan bantal dan kasur yang nyaman serta hindari gangguan seperti lampu terang atau kebisingan.

3. Hindari stimulan: Hindari minum kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya beberapa jam sebelum tidur. Jangan merokok atau minum alkohol juga.

4. Kurangi penggunaan gadget: Hindari menggunakan telepon pintar, tablet, atau laptop sebelum tidur karena cahaya dari layar dapat mengganggu produksi melatonin yang diperlukan untuk tidur.

5. Lakukan relaksasi: Cobalah teknik pernapasan dalam, meditasi, atau yoga untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda.

6. Lakukan aktivitas fisik: Lakukan latihan ringan seperti berjalan-jalan santai atau peregangan ringan sebelum tidur. Aktivitas fisik membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

7. Hindari makan berat: Makan makanan berat atau berlemak sebelum tidur dapat mengganggu proses pencernaan dan membuat Anda merasa tidak nyaman.

8. Perbaiki jam tidur Anda: Pastikan Anda tidur cukup selama 7-9 jam setiap malam. Jika Anda terus-menerus tidur terlalu sedikit, itu dapat menyebabkan masalah tidur lainnya.

 

Sulit tidur atau insomnia bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:

 

1. Stres dan kecemasan: Kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, atau depresi dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk tidur dengan baik.

2. Gaya hidup yang tidak sehat: Konsumsi kafein berlebihan, merokok, dan minum alkohol dapat mengganggu pola tidur.

3. Lingkungan tidur yang tidak nyaman: Kondisi tidur yang tidak nyaman, seperti suhu kamar yang terlalu panas atau dingin, kebisingan, atau pencahayaan yang terlalu terang, dapat mengganggu tidur.

4. Masalah kesehatan: Beberapa kondisi kesehatan seperti nyeri kronis, asma, refluks asam, atau gangguan pernapasan dapat membuat sulit tidur.

5. Obat-obatan: Beberapa jenis obat seperti obat tekanan darah tinggi atau obat anti-depresi dapat menyebabkan gangguan tidur.

6. Perubahan jadwal: Perubahan jadwal, seperti perjalanan jarak jauh atau perubahan jam kerja, dapat mengganggu ritme sirkadian dan menyebabkan sulit tidur.

7. Gangguan tidur: Ada beberapa gangguan tidur seperti sleep apnea, restless leg syndrome, atau insomnia yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk tidur dengan baik.

 

Jika sulit tidur terjadi secara terus-menerus dan memengaruhi kualitas hidup Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli tidur untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.


Kepala Sekolah Sebagai educator

Kepala Sekolah Sebagai educator

 

Seorang kepala sekolah harus mempunyai kemampuan sebagai seorang educator yang mempunyai arti sebagai pendidik yang memberikan latihan dan pengajaran tentang kecerdasan pikiran dan akhlak yang baik kepada seluruh warga sekolah.  Kepala sekolah berperan sebagai pendidik harus mempunyai strategi yang terencana dan tepat supaya bisa meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan. Mampu menciptakan situasi yang baik dan bisa memberikan nasehat-nasehat kepada warga sekolah yang bisa memberikan dorongan  mereka bisa bekerja lebih baik di sekolah. Khusus kepada guru, kepala sekolah bisa mengarahkan dan mendidik guru untuk membuat model dan strategi pembelajaran yang lebih menarik serta memberikan remidi dan pengayaan kepada siswa-siswanya.

Kepala sekolah harus mempunyai kemampuan untuk melakukan 4 pembinaan yaitu :

1. Pembinaan Mental

Kesehatan mental yang mempunyai arti kemampuan untuk menjaga sikap, batin dan watak. Kepala sekolah harus bisa mewujudkan situasi yang kondusif dalam sekolah. Situasi yang aman dan yaman di sekolah sangat penting dalam menjaga mental warga sekolah. Kepala sekolah harus mampu memberikan semangat semua warga sekolah dalam mencapai tujuan  pembelajaran. Semangat ini perlu karena adanya tuntutan hasil belajar yang tinggi membutuhkan perjuangan yang lebih, apalagi sekolah harus lebih maju dimasa yang akan datang.

2. Pembinaan moral

Moral merupakan perwujudan dari perilaku baik dan buruk yang berdasarkan nilai, norma, aturan dan perundang-undangan. Kepala sekolah harus bisa menjaga perilaku warga sekolah agar seminimal mungkin tidak melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang ada. Tindakan yang  bisa dilakukan adalah berupa nasehat, teguran atau bahkan sanksi yang bisa membuat seorang pendidik, tenaga kependidikan, siswa atau warga lainnya bisa memiliki moral yang baik. Penyampaian nasehat juga bisa dilakukan secara klasikal pada rapat dinas atau upacara bendera.

3. Pembinaan Fisik

Bidang jasmani perlu dibina oleh seorang Kepala sekolah. Kesehatan tubuh dan penampilan fisik bisa diperbaiki sehingga menarik bagi peserta didik dalam pembelajaran. Kesehatan jasmani bisa meningkatkan etos kerja dan memperlancar jalannya pembelajaran. Bagi siswa yang fisiknya sehat juga bisa meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilannya.

Selain itu badan yang sehat juga bisa meningkatkan kreatifitas dan aktifitas warga sekolah.

4. Pembinaan Artistic

Artistik berhubungan dengan keindahan dan seni. Kepala sekolah harus bisa membina dan menumbuhkan jiwa seni dalam warga sekolah. Kegiatan yang sesuai adalah festival-festival seni budaya dan bisa juga menyelenggarakan kegiatan wisata-wisata di peninggalan budaya masa lalu. Pembinaan artistik ini bisa meningkatkan keindahan dan kenyamanan dalam lingkungan sekolah.


Candi-candi di Jawa Tengah Bagian Utara

Candi-candi di Jawa Tengah Bagian Utara

 Pada candi-candi yang terletak di bagian utara Jawa Tengah memiliki corak yang menggambarkan kehidupan masyarakat yang demokratis. Hal ini tergambar dari tata letak candi yang terlihat sama besar dan tidak ada candi yang terlihat mencolok dari candi lainnya.

Contoh-contoh candi wilayah Jawa Tengah Bagian utara yaitu :

1. Komplek Candi Gedong Songo

Komplek Candi ini ditemukan Thomas Stamford Raffles sekitar tahun 1804 yang mempunyai corak Candi Hindu. Melihat dari tata letak candi maka akan ditemukan adanya kesamaan dengan komplek candi Dieng. Kedua komplek candi ini berlokasi pada daerah yang dingin dengan ketinggian tanah 1200 mdpl. Dalam satu komplek candi Gedong songo terdapat 9 bangunan candi. Komplek Candi Gedong Songo berlokasi di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah atau di lereng gunung Ungaran. 

Nama Candi Gedong Songo dari Bahasa Jawa yang mempunyai arti bangunan (gedong) dan sembilan (songo), hal ini sesuai dengan jumlah candi yang berjumlah sembilan. Menurut catatan sejarah komplek candi ini dibangun oleh wangsa Syailendra sekitar abad ke sembilan. Tujuan pembangunan candi ini untuk memuja para dewa sehingga tidak mengherankan ditemukan patung siwa mahaguru, siwa mahakala dan patung Ganesha.


2. Komplek Candi Dieng
Komplek candi ini dibangun wangsa Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke delapan dengan corak sebagai Candi Hindu yang berfungsi sebagai tempat ziarah Raja-raja Mataram. 
Bangunan candi cenderung kecil dan sederhana yang merupakan bangunan agama tertua yang masih bisa dilihat di pulau Jawa hingga saat ini. Nama-nama candi yang ada di komplek ini berasal dari nama-nama pewayangan misalnya Candi Bima Gatotkaca, Arjuna Sembadra, Srikandi Semar dan Puntadewa. Komplek Candi Dieng berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. 





Makanan Khas Daerah atau Provinsi di Indonesia

Makanan Khas Daerah atau Provinsi di Indonesia

Berikut makanan khas setiap provinsi di Indonesia, meskipun kuliner Indonesia sangat banyak, tetapi beberapa nama makanan berikut merupakan khas dari masing-masing provinsi di Indonesia.

1. Nanggroe Aceh Darussalam mempunyai makanan khas Mie Aceh, Karee Kameng dan Gulaie Keumamah

2. Makanan khas Provinsi Sumatera Utara adalah Bika Ambon, Ayam Pinadar dan Anyang Pakis

3. Rendang dan Kacimuih merupakan makanan khas Provinsi Sumatera Barat

4. Provinsi Sumatera Selatan mempunyai makanan yang khas yaitu Pempek

5. Makanan khas Jambi adalah Gulai ikan Patin

6. Provinsi Bengkulu mempunyai  makanan khas yaitu Pendap

7. Riau memiliki makanan yang khas adalah Gulai Belacan

8. Makanan khas dari Kepulauan Riau yaitu Otak-otak

9. Mie Bangka merupakan makanan khas provinsi Bangka Belitung

10. Lampung mempunyai makanan yang khas yaitu Seruit

11. Sate Bandeng adalah makanan khas yang berasal dari Banten

12. Daerah Khusus Ibukota Jakarta mempunyai Kerak telor sebagai makanan khas

13. Serabi, Nasi Lengko, Tape Ketan dan Rujak Kangkung makanan khas dari Jawa Barat

14. Jawa Tengah memiliki makanan khas berupa Lumpia dan Tempe Mendoan

15. Nasi Gudeg merupakan makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta

16. Jawa timur mempunyai makanan yang khas yaitu Rujak Cingur

17. Provinsi bali memiliki makanan khas yang bernama Ayam Betutu

18. Ayam Taliwang merupakan makanan yang khas dari Nusa Tenggara Barat

19. Cetemak Jagung adalah makanan khas Nusa Tenggara Timur

20. Kalimantan Barat mempunyai makanan yang khas yaitu Bubur pedas Sambas

21. Kalimantan Selatan memiliki makanan khas  Soto Banjar

22. Juhu Singkah adalah makanan yang khas dari Kalimantan Tengah

23. Kalimantan Timur makanan khasnya bernama Ayam Cincane

24. Sulawesi Selatan makanan khasnya bernama Sup Konro

25. Sup Ikan Jantung Pisang menjadi makanan khas Provinsi Sulawesi Tengah

26. Sulawesi Tenggara mempunyai makanan khas berupa Lapa-Lapa

27. Binte Biluhuta merupakan makanan khas Gorontalo

28. Tinutuan dan Woku berasal dari Sulawesi Utara

29. Makanan khas Maluku yaitu Ikan Asar

30. Maluku Utara mempunyai makanan khas yaitu Gohu Ikan

31. Ikan Bakar Manokwari merupakan makanan khas Papua Barat

32. Provinsi Papua mempunyai makanan khas yaitu Papeda atau Bubur Sagu

33. Kalimantan Utara makanan khasnya adalah Kepiting Soka

34. Makanan khas Sulawesi Barat yaitu Bau Peapi


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik